Categories
Uncategorized

Agar Anak Pandai Mengatur Keuangan, Begini Cara Mendidiknya

Banyak orang tua yang jarang memperhatikan atau mengajarkan keuangan kepada buah hatinya. Sebenarnya, pembelajaran seperti ini penting apalagi tidak didapat dari pendidikan formal. Menerapkan cara mengelola keuangan yang baik terhadap anak berdampak positif hingga mereka dewasa. Simak ulasan berikut ini!

Ajarkan Cara Mengatur Keuangan Pada Anak Sejak Dini

Sebagai orang tua tentunya anak mu akan mengikuti apa yang mereka lihat ketimbang perintahmu. Supaya tidak salah jalan, terutama saat mereka mengambil keputusan finansial. Cobalah ajarkan cara-cara ini sejak dini cara mengatur keuangan berikut ini ya.

  1. Menentukan Tujuan Keuangan

Tujuan hidup merupakan hal yang dimiliki setiap orang, baik itu disadari maupun tidak. Sama seperti anak-anak, hendaknya diajarkan tentang konsep uang dan tujuan memperolehnya. Jangan sampai ketika mereka dewasa menjadi kaum hedon yang menghambur-hamburkan uang demi bersenang-senang.

Meskipun terbilang sangat dini, anak-anak wajib mengetahui apa manfaat sebenarnya dari mendapatkan uang. Sehingga, timbul rasa menghargai dan dorongan melakukan sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan norma masyarakat.

  1. Konsep Menabung dan Uang

Kamu bisa mengajarkan anak-anak konsep menabung. Seperti pepatah yang mengatakan ‘hemat pangkal kaya’. Tidak ada salahnya mengenalkan tabungan sederhana berupa celengan kepada anak-anak.

Belilah celengan yang bentuknya lucu, seperti idola mereka supaya menjadi semangat menyimpan uang. Tujuannya setelah dewasa mereka bisa bertindak mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Selain itu, ajarkan juga setiap koin atau lembaran uang nilainya berbeda-beda.

  1. Mengaplikasikan Melalui Permainan Menarik

Setelah mereka menerima pembelajaran menabung, kenalkan perencanaan finansial melalui permainan menarik. Contohnya, mengajak anak mengubah kamar tidurnya menjadi supermarket. Permainan ini sangat mendidik dan  menarik, anak juga diajarkan untuk membuat list belanjaan yang ada di dalam kamarnya.

Permainan dapat dimulai dengan mengajak anak berbelanja barang kebutuhan menggunakan uangnya. Tidak hanya mengajarkan uang, kemampuan berhitung sang anak juga akan terasah. Intinya permainan yang kamu ajarkan disampaikan tanpa paksaan alias ‘fun dan exciting’.

  1. Membuat Daftar Pekerjaan

Sejak dini anak dapat diajarkan bertanggung jawab di rumah dengan membuat daftar pekerjaan. Misalnya, membereskan mainan, menyapu, dan menyiram tanaman. Setiap kali mereka menyelesaikan pekerjaan dapat diberikan penghargaan berupa poin.

Nantinya, setelah poin banyak terkumpul bisa ditukarkan dengan camilan atau barang yang mereka sukai. Dari sini anak-anak akan belajar memperoleh uang tidaklah mudah dan mereka sudah berusaha mendapatkannya dengan jerih payah sendiri. Alhasil, kelak mereka akan lebih berhati-hati dan menghargai pendapatannya.

  1. Melibatkan Anak

Selanjutnya, ajak anak berbelanja ke supermarket maupun ketika kamu menabung ke bank. Pasalnya, anak-anak cenderung mengimitasi atau meniru tindakan orangtuanya. Secara tidak langsung mereka akan tersugesti untuk melakukan hal yang sama saat beranjak dewasa.

Mengajarkan ilmu keuangan dan perencanaan finansial kepada anak sejak dini merupakan keputusan yang tepat. Selain itu, jangan lupa mengajarkan mereka untuk beramal seperti berbagi makanan maupun minuman. Hal ini akan sangat membantu mereka saat dewasa dan menjadi karakter dirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *